Distibutor Vimax Extender

Cerita Ngentot Tante Muda, Peserta Kursus Mobilku

Sebuah Cerita Ngentot yang Berlatar Ngentot Dengan Tante Muda yang Tak Lain Ialah Peserta Kursus

Cerita Ngentot Tante Girang Muda
Cerita Ngentot Tante Girang Muda

Malam agan semuanya, disini saya sedikit akan berbagi mengenai petualangan perlendiran dalam kehidupan saya. Yang saya tuangkan dalam cerita ngentot tante muda ini. Langsung saja gan dibaca cerita ngentot dengan tante muda tersebut dibawah ini:

Cerita Ngentot Tante Muda, Peserta kursus mobilku

Perkenalkan nama saya hendrik, saya berusia 27 tahun seorang lajang lulusan sma. Saya memiliki postur tubuh yh standar seperti orang indonesia pada umumnya. Tinggi 178cm dan berat badan 75kg. Sudah hampir 3 tahun ini saya bekerja sebagai seorang pelatih setir mobil di kursus setir mobil terkenal dikota saya . Dan selama itu pula banyak saya jumpai peserta kursus dari pria maupun wanita, dari pelajar, binor, mamah muda dan banyak lainnya.

Cerita Ngentot Tante | Kali ini saya ingin berbagi tentang pengalaman saya melatih seorang ibu muda beranak satu, sebut saja dia rani. Rani memiliki perawakan yg cukup bagus untuk seorang ibu muda berusia 27 tahun. Ya usia sama denganku, mungkin karna hal itu pula obrolan kami jadi lebih nyambung. Awalnya rani datang ke tempat kursus setir mobil kami, aku masih ingat saat itu hari jumat jam 3 sore, rani datang dengan menggunakan hijab dan pakian gamis berbahan kaos yg Yg tipis dan membuat lekuk tubuhnya tergambarkan dengan jelas. Awalnya aku biasa saja saat melihat rani untuk pertama kalinya. Dia datang dengan seorang anak kecil berusia 4tahun. Ya dia anak perempuan rani, kirana namanya. Saat itu rani datang hanya berdua dengan anaknya.

Hal ini menimbulkan pertanyaan bagiku, dimana suaminya?? Kenapa ada bisa ada seorang ibu muda mendaftar seorang diri?? Ini memjadi aneh bagiku, karna biasanya para mama muda ug mendaftar kursus ditempatku pasti diantarkan oleh suaminya.

Aku mengamati rani saat dia sedang sibuk mendaftarkan diri, ya ruang pendaftaran memang jadi satu dengan ruang tunggu pelatih. Setelah 30 menit lamanya, akhirnya rani selesai mendaftarkan dirinya, dia bergegas berjalan keluar bersama putrinya. Dan saat dia lewat tepat didepanku, aku beranikan diri untuk bertanya

Kok ga bareng suaminya mbak??tanyaku penasaran
Iya mas, soalnya suami saya kerja di kapal pesiar. Jadi jarang banget pulang… jawab rani sambil tersenyum.

Oh begitu, ati2 mbak ya… dan selamat berjumpa besok pas latihan. Jawabku sambil mengakhiri obrolan kami.

Keesokan harinya selesai melatih salah satu siswaku, aku melihat rani sedang sibuk mengobrol dengan bagian pendaftaran, tampaknya dia baru saja menyelesaikan latihan pertamanya. Dari raut wajahnya tampak dia sedikit kurang nyaman dengan latihannya hari ini. Sebagai salah satu wujud service excellence, aku beranikan diri bertanya kepada rani, apa yg membuatnya murung.

Kenapa mbak baru pertama latihan kok cemberut??
“Oh ini mas, tadi saya di latih sama pak nardi, ternyata pak nardi ini orang agak galak, saya kena marah trus… makanya saya ngomong sama mbak dian (bagian pendaftaran) buat minta ganti trainer aja.”

Oh gitu, kalo mbak mau bisa kok saya gantiin pak nardi, gimana mbak??

Iya sih, tadi mbak dian juga rekomendasiin mas hendrik, katanya mas orangnya ramah dan lebih sabaran hehehe.. jawab rani sambil tersenyum.

Ah… mbak dian mah bisa aja mbak, okey mbak kalo gitu besok latian sama saya saja, jgn datang telat ya besok. Jawabku

Okey mas, yaudah mas saya pulang dulu… sudah sore kasian anak nungguin dirumah”

Iya mbak, Ati2 di jalan, salam buat anaknya.

Keesokan harinya aku menunggu rani sambil menonton tv di ruang tunggu, aku lihat di papan jadwal kursus, hari ini rani mengambil kursus selama 2 jam. Akhirnya setelah 15 menit menunggu rani datang, seperi biasa, dia datang sendirian. Rani mengenakan kerudung polkadot hitam putih. Dengan kaos lengan panjang berwana pink. Dan celana jeans hitam ketat. Saat itu bagian vagina rani tampak menyembul ketat. Entah setan darimana yg merasuki otaku, dan entah kenapa saat itu aku benar2 sedikit terangsang melihat rani berpakaian seperti itu. Tak biasanya aku seperti ini, biasanya aku hanya biasa saja ketika melihat peserta kursus wanitaku. Tapi tampaknya rani memiliki aura yg berbeda. Nibir tipisnya, payudaranya, lekuk tubuhnya seakan memiliki pesona tersendiri dihadapanku.

Baca Juga koleksi cerita ngentot tante girang lainnya: Tante Berjilbab itu Istri Orang

Mas hendrik! Suara teriakan rani membuyarkan lamunanku tentang tubuh indahnya.

Eh… mbak rani, udah siapkah??tanyaku pelan
Sudah mas, ayuk langsung aja.jawab rani riang

Dalam perjalan selama aku melatih rani, tak henti2nya aku memandangi wajah dan tubuh rani, ya… dia memang memiliki daya tarik tersendiri dimataku. Sesekali aku mengamati bibir tipisnya, dan aku membayangkan bagaimana rasanya jika bibir kami beradu penuh nafsu. Aku membayangkan bagaimana suara lembutnya mendesah saat kami berpelukan dan saling mencumbu, rani benar2 membutakanku.

Mas! Panggil rani pelan
Eh iya mbak, gimana… sontak saja aku terbangun dari lamunan jorokku.
Eh, panggilnya rani aja mas… pinta rani manja.
Iya ran, kenapa ran?ada yg mau km tanyain?

Ga ada mas, cuma mas kok ngliatin raninya serius amat. Ada yg salah sama rani?

Ga ada ran, aku cuma kagum aja liat wajah manis kamu… hehehe gombalku pada rani.

Ehhhh… mas hendrik tu apaan, baru pertama kali nglatih aja udag gombal gitu..
Tampaknya rani sesosok wanita yg supel dan mudah bergaul, ya sifatnya hampir sama denganku. Mungkin hal itupula yg akhirnya membuat kami dekat. Setelah 4hari aky melatih rani, kami mulai semakin dekat. Dan hubungan kami meningkat menjadi tan curhat. Banyak hal yg sudah rani ceritakan kepadaku, begitu pula aku kepadanya. Besok hari Terakhirnya kursus, aku harus beranikan diri untuk melangkah lebih jauh.

Ran, hari ini kan kamu terkahir kursus… kira2 kita bakalan ketemu lagi ga ya?
Ehm… kok tiba2 mas nanyanya gitu??
Pertanyaaan mas salah ya ran?tanyaku lagi
Ga kok mas, gapapa… ya kita ga pernah tau mas, mungkin kita masih bisa bertemu kok.
Jawab rani menghibur.

Ran, jujur aja ya… aku nyaman ngobrol sama kamu, dan aku rasa kamu juga sperti itu. Jawabku.

Idihhh mas keGRan nih, aku kan udah punya anak dan suami mas…. jawab rani
Yaiya si, tapi km nyaman kan ngobrol sama aku?? Tanyaku penasaran

Ehmmmm… iya mas, kalo ga nyaman ga mungkin aku curhat panjang lebar sama mas.jawab rani

Ran, nanti didepan ada pertigaan, nanti km ambil kiri ya masuk sedikit trus berhenti.

Siap komandan! Jawab rani

Ciit…. mobil kami berhenti ditempat yg aku arahkan tadi.

Mau latihan apa disini mas?? Tanya rani.

Tanpa aku jawab pertanyaan rani, langsung saja aku pegang tangan rani. Dan aku nyatakan perasaanku padanya.

Ran, ijinkan aku untuk jadi selingkuhan kamu, aku tau kita baru kenal tapi aku merasa cocok sama kamu, dan aku janji aku ga bakalan ganggu rumah tangga kamu. Pintaku memelas

Rani hanya terdiam, sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu. Tanpa pikir panjang, aku langsung langsung mendaratkan bibirku di bibirnya. Awalnya rani sedikit berontak. Tapi lama2 kelamaan dia mulai membalas ciumanku, kini tanganku sudah berada di pipinya. Kami berciuman dengan amat binal. Nafas kami mulai naik turun dan sesaat kemudian rani melepaskan ciuamannya.
Sekarang rani terdiam begitu juga denganku. Sesaat kemudian rani menjalankan mobil kembali ke tempat kursus kami, kami pulang 30menit lebih cepat dari jadwal. Rani langsung bergegas keluar mobil dan pulang. Pulang tanpa kata sepatah pun.

Sudah 2 hari ini pikiranku gundah gulana, aku ambil Buku database peserta kursus, aku cari no hp rani, aku beranikan diri untuk memgirim sms kepada rani.

Ran, maafkan sikap lancangku. By hendrik.

Sebuah sms singkat yg mewakili semua gundah gulanaku.

Tungting (suara hp) ada 1 sms yg aku terima. Dan ini dari rani.

Temui aku besok jam 3, di cafe ini. Aku mau ngomong. Rani

Ya. Jawabku.

Hari itu cuaca agak mendung, sudah 30menit aku menunggu rani di cafe ini. Dan dari kejauhan rani mulai tampak, dia menggunakan pakaian gamis tipis berbahan kaos. Dan kerudung merah menggoda.

Ikut aku. Kata rani sambil menggadeng tanganku. Aku ditariknya kedalam sebuah mobil jazz RS berplat nomor nama rani. Rani hanya diam dalam perjalanan. Cara menyetirnya masih agak sedikit kacau. Tapi sudah bagus untuk seorang pemula, aku tidak berani berani mau dibawa kemana aku ini. Dalam fikiranku antara 2 hal, kantor polisi dan suaminya. Mungkin dia tidak terima dengan ciumanku kemarin.
Akhirnya setelah 1jam perjalanan sampilah kami di sebuah hotel, rani langsung mengajakku masuk kamar. Rani meletakan tas mahalnya, sementara aku duduk di pinggiran ranjang, tanpa pikir panjang rani mendekatiku dan langsung menyambar bibirku.
Kami berciuman mesra ranienciumku penuh dengan nafsu, begitu pula aku. Kami berciuman dengan binalnya. Tanganku mulai menggrayangi bagian belakang tubuh rani. Aku angkat pelan rok gamis panjang rani. Aku remas2 bokong rani yg gempal. Terdengar desahan rani..
Terus masss… teruuuuussss cumbu aku semau, ciuman membuatku bergairah.
Sekarang posisi rani berada dalam pangkuanku. Aku lepaskan baju gamis dan kerudung rani… sekarang tampak dihadapanku bh dan cd ungu, akun lepaskan bh rani aku cium dan aku jilat2 pentil rani, aku remas2 payudara rani yg mulai mengencang…
Ahhhh….. ahhhh….. ahh….
Teruusss mass… nikmat sekali rasanya mas…. cumbu aku mas…

Tubuh rani meliuk2 kenikmatan, bibirnya mulai meracau.

Aku teruskan cumbuanku, aku turunkan sedikit cd rani, aku susupkan jari tengahku kedalam memek rani aku kobel2 sesukaku.
Uggghh….. ahhh….. ugghhh… ahh…. nikmat maaaasss, ughhhh…. ahhhh…. sodok yg dalem lagi maaaasss… rani meracau sambil Sesekali menjambak rambutku, aku semakin bergairah, aku kocok memek rani dengan jari tengahku, rani menggelinjang sejadinya, kini tubuh rani sudah terkapar di atas ranjang, aku tarik cd nya. Sekarang rani telanjang bulat dengan rambut panjangnya yg dicat pirang. Aku dekatkan wajahku dimemeknya aku julurkan ludah tepat di itil rani, aku jilati memek rani dengan penuh nafsu,
Ugghhhh… ahhh….. enaaakk mass… enaaaakk…. rani menjmbaku lagi, aku semakin bergairah, aku tanamkan lidahku dalam2 kedalam memek rani uggghhh…. ahh……. masukin kontol km masss aku sudah ga tahan… uggghhh.. ahhh… rani mendesah sejadinya, langsung saja aku melepas seluruh pakaianku, langsung aku arahkan kontolku kedalam memek rani. Dan langsung aku dorong dengan keras.

Blesss! Kontolku tertancap dalam vagina rani, rani melenguh keenakan ugghh…. kontolku kamu enak banget mass… genjot aku mas… ugghh…. ahhhh…. mendengar kata2 itu aku semakin bersemangat, aku maju mundurkan pantatku, kami bercinta penuh dengan gairah…

Ugghhhh…. aahhhh…… aaahhhh…. plokk ploook plokkk suara tubuh kami saling bertabrakan. Ahhhh…. mass. Aku mau keluaar masss…. aaahhhh…. uggghhhhh… mas nikmat maaaassss… aaaahhhhh… aku keluar mas, ahhh… rani memelukku keras dan menancapkan kontol sedalam2nya, terasa sekali semburan cairan dalam memek rani, sekarang kami bergati gaya menjdai doggy style, tampak bokong rani yg besar dihadapanku. Payudara 34b nya menggelantung begitu saja, langsung saja aku masukan kontolku dan aku maju mundurkan tubuhku dari pelan menjadi cepat. Ugghh…. ahhhh…. ughhh… ahh… enak mas.. enak mas….trusss masss ugghh… ahh…. desah rani, rani mengimbangi goyangkan tubuhku, dan rasanya pertahanan kontolku mulai rubuh, raaannn… aku mau keluar,…. ahhh… iya mas, aku juga… kita keluar bareng mas, keluarin didalem aja mas.. aku kb kok…. ugghhh… mass….. lebih dalem lagi mass…. ouhh… ahhh….. ughhh..
.massss aku mauuu… mauu.

. Kluar…. ahhhh…. ughhh… ahhhhh teriak kami bersamaan … ahhhh… ughh… enak mas, tubuh kami melemas, aku peluk tubuh rani dari belakang, dan Kami menjatuhkan tubuh kami ke ranjang dengan posisi tetap berpelukan.

Terima kasih ran.

Cerita Ngentot Tante Part II

Sudah berjalan hampir 2bulan hubunganku dengan rani, dan selama 2 bulan itu pula kami sering jalan bareng. Jalan2 kami ga monoton hanya sekedar ngamar dan seks saja. Sesekali aku meminta rani untuk mengajak kirana jalan2 bersama, aku ga ingin rani berfikir aku mendekatinya hanya untuk sekedar seks saja. Yah, sekarang aku merasa menjadi suami kedua bagi rani. Terkadang aku masih tak percaya dengan apa yg aku alami, bagaimana rani bisa secepat itu percaya kepadaku, bagaimana rani bisa langsung menyerahkan tubuhnya untuku.

Koleksi Cerita Ngentot Tante Muda | Tapi sekarang semuanya benar2 terjadi, kadang hal yg sulit diterima oleh akal sehat justru terjadi dan menjadi sebuah kenyataan. Sebenarnya aku sudah tau alasan rani bisa menerimaku secepat itu, karna rani pernah tak sengaja mengatakannya kepadaku. Suami rani memang bisa mencukupi segala kebutuhan rani secara materi, namun jauh dalam lubuk hati rani tersimpan hasrat untuk diperlakukan layaknya seorang putri raja, dan hal itu yg tidak dia dapatkan dari suaminya. Rani sempat becerita bahwa suami rani adalah tipe laki2 yg benar2 protektif, dan hanya memandang bahwa kebahagiaan rani bisa dia berikan melalui materi2 yg senantiasa suami rani berikan.

“Wanita hanya akan merasa terbeli, ketika seorang pria menganggap materi adalah sumber kebahagiaan wanita”

Hal itu bisa kita terapkan untuk wanita2 yg memang dengan sengaja menjajakan dirinya. Tapi jangan pernah kita terapkan untuk wanita yg menjadi pasangan hidup kita.

Waktu terus berlalu aku dan rani pun semakin mesra dalam menjalani hari2 kami, minggu depan suami rani pulang dan libur selama 1bulan. Itu juga berarti aku tidak bisa bertemu dengan rani selama 1bulan, aku dan rani memeliki sebuah peraturan yg tidak bisa dilanggar. Karna jika sekali saja aku melanggarnya, berati itu salam perpisahan untuku kepada rani. Peraturan itu hanya 1 dan simpel, “aku tidak boleh sms, bbm dan telfon rani selama ada suami rani”
Aku sempat bertanya kepada rani, lantas bagaimana jika aku merindukanmu? Cukup simpan rindumu, karna aku akan membalasnya dengan hal yg tak pernah tergantikan” begitulah jawaban yg aku terima dari rani.

“Ran, bolehkah aku mengajukan sebuah permintaan??”
Permintaan apa mas?? Jawab rani penasaran
Bagaimana kalo sebelum suamimu pulang kita pergi jalan2 ke sebuah tempat??
Rani tampak berpikir sejenak.
Ehm… iya mas, boleh kok. Tapi nanti kapannya aku kabarin kami yah” jawaban rani membuat hatiku lega. Aku memang berniat mengajak rani ke sebuah wisata alam yg tak jauh dari kotaku, disana ada sebuah villa dengan pemandangan yg sangat bagus. Dan aku yakin rani pasti sangat menyukainya.

Hari yg kami tunggu2 pun tiba, Tepat tiga hari sebelum suami rani pulang, rani menghubungiku. Ya, hari ini kami akan pergi kesebuah tempat yg memang sudah aku tentukan.

“Mas, aku otw” pesan singkat rani yg dia kirimkan melalui sms.

“Oke, seperti biasa aku tunggu kamu di mulut gang” jawabku

Setelah hampir 25menit aku menunggu, tampak mobil rani dari kejauhan. Rani mengambil sign kiri dan berhenti tepat di depanku, tanpa menunggu komando aku langsung membuka pintu mobil dan masuk kedalam.

“Nunggunya lama ya mas??tanya rani kepadaku
“Ga kok, toh kalaupun lama aku ikhlas kok hehehhe jawabku sambil bercanda.
Kita mau kemana mas?? Ehmn… nanti didepan km berhenti ya ran, biar aku yg nyetir, km jangan capek2 hari ini”
Siap komandan! Rani menjawab dengan riang.

Hari itu kami ngobrol ngalor ngidul selama dalam perjalanan, sesekali rani memeluk tangan kiriku dan menyandarkan kepalanya di bahuku. Sebuah pelukan yg syarat akan hangatnya kasih sayang. Aku akui, aku benar2 jatuh hati kepada rani. Aku rasa rani pun begitu,aku bisa merasakan dari bagaimana dia memperlakukanku.

Akhirnya kami sampai pada sebuah villa, sebuah villa dengan desain ala rumah kayu eropa. Dengan udara yg masih sangat begitu dingin dan segar. Suasana yg sangat tepat untuk melepaskan cinta diantara kami, hari itu aku merasa akan kehilangan rani selama 1bulan. Dan aku yakin 1bulan itu akan terasa amat sangat lama dan menyiksaku. Akan banyak pertanyaan yg muncul dalam benaku selama 1bulan itu. Dalam fikiranku pun aku tak kuat untuk menahan sakit dan rindu. Sakit karna aku tau rani akan melayani suaminya sebagaimana dia melayaniku.

Ah sudahlah, toh hari ini aku bersama rani. Akan kuperlakukan rani dengan amat sangat istimewa hari ini.

Aku sudah menyelesaikan urusanku di resepsionis, sekarang aku tinggal menjemput rani yg sedari tadi menungguku dimobil.
Aku hampiri mobil rani, aku bukakan pintu mobilnya aku gandeng tangan rani. Kami berjalan bergandengan penuh dengan canda tawa.
Sekarang kami sudah berada dalam kamar, tampak dari jendela sebuah pemandangan perbukitan yg hijau.

Rani menjatuhkan tubuhnya keatas ranjang, hari itu rani menggunakan gamis panjang berwarna coklat Mocha, diikuti dengan kerudung berwarna coklat agak sedikit tua. Aku biarkan rani sejenak berbaring diatas kasur. Aku yakin tubuhnya pasti sedikit lelah setelah menempuh perjalanan selama 1.5jam.

Akupun menyusul rani berbaring di ranjang, rani tidur memyamping kearah kanan. Aku peluk tubuh rani dari belakang. Aku bisikan kata sayang ditelinga rani, rani menolehkan wajahnya kearahku. Saat ini kami saling pandang, aku bisa melihat dengan jelas mata indah rani. Sebuah mata coklat yg membuatku terpikat. Rani hanya tersenyum dengan apa yg aku bisikan.

Sekarang tangan kanan rani memegang pipiku, tak lama setelah itu kami berciuman dengan penuh kehangatan. Bibir kami saling beradu aku memegang bagian belakang kepala rani, rambut rani masih terhalang kerudung coklatnya. Perlahan aku lepaskan peniti yg mengikat kerudung rani, sekarang kerudung rani mulai tersingkap. Aku sisipkan tangan kananku kekepala rani, sementara kami masih berciuman, tanganku sibuk meremas2 kepala dan rambut rani. Sekarang nafas rani mulai meninggi, desiran darahnya pun terasa semakin mengencang. Aku belum puas menciumi bibirnya, begitu pula rani. Seakan ciuman ini adalah ciuman sebulan kedepan yg kami rangkum di hari ini.

Rani semakin mengganas, nafasnya mulai tersengal2. Kini ia mulai mengangkangkan kakinya, tubuhku kuarahkan menyusup diantara sela pahanya. Sekarang ciumanku berpindah ke arah dada rani. Aku buka satu persatu kancing baju rani. Sebuah bra warna merah dengan renda2 senada semakin membuatku bergairah. Aku telusuri senti demi senti payudara rani, tampaknya putingnya menruncing keatas. Seakan menantang lidahku untuk memainkannya, tanpa fikir panjang aku arahkan mulutku kearah pentil rani yg berwarna Coklat muda tersebut. Perlahan aku mainkan ujung lidahku di ujung pentil rani, desahan2 kecil rani semakin menambah gairahku untuk mencumbunya.
Ahhh…. aahhh…. trus jilat pentilnya massss…
Sesekali kupercepat Jilatanku pada pentil rani, tubuh rani trus menggelinjang kanan kiri. Sambil trus mendesah rani meremas2 kepalaku dengan kedua tanganya. Saat aku sedot pentil rani, desahan dan cengkraman rani dikepalaku juga turut semakin kuat.
Ahhh…. mass… ahhh…..
Sembari mencium dan menjilati pentil rani, tanganku yg satunya pun sibuk memilin2 dan neremas2 payudara rani, nafas rani semakin berat, terasa sekali birahinya sedang memuncak. Aku pun tak sabar, segera aku sibakan bagian bawah baju rani. Rani menggunakan celana dalam warna merah yg juga berenda, sekarang tampak jelas di hadapanku tubuh rani terbaring di atas kasur. Roknya aku sibakan sebatas pinggul rani, bagian atas hanya aku sibakan sebatas bahu. Tampak cd dan bh merah rani yg tampak kontras dengan baju gamis coklatnya. Sengaja kali ini aku tak menelanjangi tubuh indah rani. Pemandangan saat ini benar2 membuat semakin bergairah. Aku turunkan cd rani sebatas lutut, lalu aku angkat kedua kaki rani. Tampak memek rani yg menjembul minta untuk di jilat, aku arahkan wajahku tepat dihadapan memek rani.
Heemmmm semerbak wangi khas memek wanit, tak kuasa aku menahan nafsu ini. Langsung saja aku jilat memek rani dengan ganasnya.
Aaghhh….. rani mengerang sekenanya,
Ughh… ahhh…. ahhhh….
Kumainkan lidahku pada klitoris rani yg menjembul keluar, aku jilati semua senti demi senti memek rani.
Ahhhh….truuuusss masss aaahhhh…. trusss massss…
Senang sekali mendengar desahan rani, puas dengan jilatanku pada memek rani, sekarang gantian jari tengahku untuk melaksanakan tugasnya. Aku berbaring disebelah rani, kepalaku tepat didadanya, langsung kuarahkan bibirku kepentil rani, payudara rani sekarang dalam ciuman bibirku, sementara memek rani dalam kobelan jari tengahku. Rani hanya mampu mendesah dan mencengkram erat rambutku.
Ahh…. aaaahhhh…. uggghhh…. truss maasss… aku mau keluar masss ugghh…. mendengar itu aku langsung mempercepat Ciuman dan gerakan jari tengahku, terasa sekali memek rani mulai menegang, menjepit jari tengahku. Dan dalam hitungan detikpun terasa seeeeeeerrrrrr lahar kenikmati menyirami jari tengahku, rani mengangkat pantat, memeknya menjepit jari tengahku dengan semakin kuat. Kedua tangan ranipun membenamkan kepalaku dalam2 ke arah payudara rani. Ahhhh…. ugghhhhh….. ahhh…. inilah saat2 yg aku suka, ketika rani mencapai klimaks, dia selalu memeluk erat. Sebuah pelukan tanda kepuasan.

Tanpa menunggu lama, aku bopong tubuh rani ke tepian ranjang. Aku pangku rani, perlahan aku arahkan kontolku kedalam memek rani, aku sibakan bagian bawah baju gamis rani.
Bleeesssss…. penisku mengisi setiap ruang vagina rani, eehhmmm…. rani hanya merem melek menikmatinya. Sekarang rani tepat dalam pamgkuanku, tampak kedua payudaranya yg memaksa keluar dari bh merahnya.
Perlahan tapi pasti aku naik turunkan tubuh rani. Perlahan tapi pasti pula desahan2 kecil rani mulai keluar dari bibir mungilnya. Sesekali kami beradu ciuman.
Ahh… plookk plookk plookk ahh…. plookk plokk plokk ahh…. suara tubuh kami bertabrakan berselingan dengan suara desahan rani.
Aahhhh…. ugghhh….. ahh….. aahh….. ritme desahan rani semakin cepat seiring semakin cepat pula ritme sodokan kontolku di memek rani.

Plookkk plokk plokk plokk plokk ahhhhh….. ahhhh…. ahhh….. truss mass… aauuuhhh…. trusss mass… puasin aku masss…. ahhhh…. Sesekali rani menengadahkan kepalanya kearah atas, sesekali pula tampak rani mendesah sambil menggigit bibir bawahnya. Ahhh…. ahh…. ugghhh…. maaaassss…. nikmaaat… masss…..
Aaaaah……
Setelah sekitar 10menitan kami bertahan dalam posisi itu, kami sekarang beralih dengan posisi doggy style, tampak bulatan pantat rani yg sangat anggun untuk di doggy.
Blessss… kembali kumasukan kontolku.
Aku maju mundurkan badanku.
Ughhhh…. rani melenguh kenikmatan, ugghhh… ahhh…. trusss mass… truussss… sodokanku semakin cepat, ahhh… ahhh…. desahku lirih mengikuti desahan rani, terasa sekali memek rani menjepit kontolku, dicengkramnya kontolku oleh memek rani. Cengkraman yg cukup kuat Untuk memek seorang ibu muda beranak satu.
Ahhh… ahhhhh… ugghhh…. ahhh….. hanya desahan rani yg terdengar sekarang. Massss… akuuuuuu… akuuuu… mau keluar lagi mass…. sodok memekku lebih dalam lagi masss… biar lebihh nikmat lagi masss… aahhh…. masss… masss… mass….. aaahhhhggghhhhh…. rani berteriak kencang, ini orgasme nya yg kedua.
Ahhh….. terasa sekali memek rani memijat kontolku dengan kuat, diiringi semburan cairan kenikmatannya.

Tubuh rani tampak lemas, namun wajahnya menggambarkan kepuasaan tersendiri. Aku tarik tubuh rani turun dari ranjang, aku bawa rani kedepan meja rias dengan kaca setinggi tubuh kami. Tubuh rani aku tunggingkan, Kedua tangan rani berpegang pada ujung atas meja hias. Sementara dibelakang aku mengarahkan kontolku kedalam memek rani, tampak dihadapan kami sebuah kaca yg mencermikan wajah kami berdua. Wajah rani tampak menunggu sodokanku, perlahan tapi pasti aku maju mundurkan tubuhku.
Ahhh… ahhh… desah rani pelan.

Ahhh…. ughhh… ahhh… rani mendesah sejadinya ketika kontolku menusuk memek rani dengan ganasnya. Tampak payudara rani berayun maju mundur, selaras dengan gerakan tubuhku.

Ahhh…. ugghhh…. ahhh…
Ahh… ugghh… aahh….
Masss… ayok masss, aku mau keluar lagi mas… kali ini kontolku sudah tak kuasa menahan nikmat, aku ajak rani keluat bareng2.

Ahhh…. ugghhh… ahhh..
Masss…
Mas….
Maaasssss….
Aaaahhhhhuggggghhh…..
Nikmaaaatttt massss aahhhh… akuu keluar masss… ahhhh…..
Aku juga ran, ahhh….. ugghh….

Tubuh kami melemas da. Kami bersandar pada meja rias.

*sekian dulu gan cerita ngentot tante ini, semoga kalian semua terhibur..heheh

Distibutor Vimax Extender

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*